15 Januari 2012

Mencintaimu dengan Sederhana


Disini, aku mencintaimu dengan sederhana. Aku hanya ingin melihatmu terlelap, seperti bayi-bayi mungil yang kuintip di rumah sakit. Bayi-bayi yang hidupnya masih bergantung pada orang dewasa. Tangan-tangan yang mungil, kaki yang terlihat rapuh, mata yang kecil, juga tangis yang mendamaikan. Begitu manis, begitu indah, begitu suci. Mengapa mereka harus menjadi besar dan dipaksa mengikuti perputaran dunia yang semakin gila ini? Tidakkah kamu ingin menjadi bayi?

Aku sayang kamu, seperti halnya sayang orangtua pada anak-anak yang telah mereka lahirkan tanpa mau sedikitpun mengabaikan, dan ingin memberikan yang terbaik dengan cara sendiri. Menyayangimu dimana darimu aku mendapati kebahagiaan tanpa eros. Tidakkah kita ingin seperti mereka? saling mencintai dengan konsep yang agung. Memandang cinta sebagai sesuatu yang seharusnya dijalani, bukan di konsepkan dengan kebutuhan fisik dan kriteria-kriteria.

0 komentar:

KOMENTAR Via Facebook