Kupu-kupu
oleh : Wirasatriaji
Setiap kali aku melihat kupu-kupu, aku selalu berharap sepertinya. Terbang diantara bunga dan bersayap cantik jelita. Dengan warna warni indah yang mewarnai dunia. Dari sebuah ulat yang menjijikkan, harus terpenjara dalam kepompong. Tapi akhirnya tak sedikitpun terlihat sisi ulatnya. Aku selalu berharap menjadi kupu-kupu saja. Bukan manusia dengan segala keegoisannya, dengan segala keluh kesahnya dalam sedikit derita.
Aku ingin jadi kupu-kupu pengembara. Terbang dari satu pulau ke pulau lain. Singgah di tepi danau atau sungai yang membuatku tenang. Sejenak melepas dahaga pada airnya yang bening. Hinggap di sebuah ranting yang kering di pulau tak bernama. Aku juga tidak butuh nama, tidak butuh identitas.
Aku adalah kupu-kupu pengembara. Mencari apa yang tidak ada dan melupakan apa yang ada.
Plakkk... !
"Kamu memang bodoh dan benar-benar idiot !" Ibu Guru membentakku dan memukulkan mistar kayu tepat di lima jariku.
Aku masih diam. Mistar kayu itu patah ketika beradu keras dengan punggung tanganku.
"Ibu tidak meminta kalian menggambar hewan kesayangan kalian. Ibu minta kalian lukiskan diri kalian masing-masing sesuai dengan cita-cita kalian," kembali Ibu Guru berbicara setelah memungut patahan mistar kayu.
Ia kembali berdiri di hadapanku, "Dan kamu, tampaknya cuma kamu yang tak mengerti maksud ibu, bodoh !"
Dan seperti ketika Bapakku memukulku, aku masih tetap membayangkan diriku seekor kupu-kupu. Kupu-kupu yang sedang terbang di sebuah taman bunga yang indah. Tak kuhiraukan suara cemooh dari teman-teman. Aku tetap terhanyut dalam seekor kupu-kupu.
About Me
- ali sakit
- Batang, jawa tengah, Indonesia
- Aku tak pernah peduli dari sisi mana orang memandangku, baik dan buruknya diriku itu urusanku. Yang aku tahu aku in pecundang yang pengecut...! Terkadang aku tersenyum, tertawa sendiri membahana disela waktuku karena semua yang kulihat begitu sinting, gila, sedeng. Asu..!! Aku orang yang punya dosa. Karenanya aku terus berusaha mewangikan hatiku yang sakit, nista, juga busuk. Sesungguhnya memang hatiku ini benar-benar sakit. Dipenuhi pikiran kotor, ngeres, sombong, iri, dengki, dan segala hal yang menyesakkan dada. Aku ingin jadi orang paling norak sedunia. Berbekal petunjuk tentang kesabaran, rasa cinta yang semampuku bisa kuberikan pada siapa yang pantas menerimanya. Perhatian juga kasih sayang yang nantinya akan kupersembahkan. Persetan dengan omong kosong anjing-anjing yang mulutnya penuh muntahan kebusukan. Bagiku sama saja ! Datang dari sisi manapun, mereka hanya ingin terlihat keren sedunia. Biarkan aku sesuka hatiku melocat, jungkir, nungging, merengek, dan apa saja asal tak merugikan orang lain.
29 Januari 2012
Kupu-kupu
Diposkan oleh
ali sakit
di
Minggu, Januari 29, 2012
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
SICKMAN SAYS:
Sungguh, aku tidak takut pahitnya obat
Aku hanya takut akan sembuhku
Sungguh, aku tidak benci tajamnya jarum suntik
Aku hanya benci akan sembuhku
Aku hanya takut akan sembuhku
Sungguh, aku tidak benci tajamnya jarum suntik
Aku hanya benci akan sembuhku
KAMAR:
- ARTIKEL (6)
- AYAH (3)
- CERPEN (18)
- CIX (45)
- CURHAT (46)
- DOWNLOAD (5)
- DUNIA MAYA (5)
- E-BOOK (2)
- EMAK (4)
- FIKSIMINI (16)
- HAIKU (2)
- IMMORTALIBSICK (11)
- NYAI (12)
- OPINI (13)
- PUISI CINTA DIAM-DIAM (31)
- PUISI KEHIDUPAN (20)
- PUISI KEKASIH (8)
- PUISI KEPEDIHAN (8)
- PUISI LUKA (29)
- PUISI NASIONALISME (2)
- PUISI RINDU (15)
- PUISI SUNYI (4)
- PUISI TRAGEDI (1)
- RENUNGAN (6)
- SECRET ADMIRER (20)
- SEJARAH (1)
- TIPS N TRICK (4)
Blog Archive
KOTA INSPIRASI :
- BANDUNG (4)
- BATANG (14)
- BOGOR (3)
- JAKARTA (22)
- KALIMANTAN (1)
- KUDUS (14)
- PEKALONGAN (1)
- PURWOKERTO (1)




1 komentar:
Aku juga ingin Menjadi kupu-kupu Keluar dari cangkang yang buruk, bermetamorpfosis menjadi makhluk indah dan memesona.
Aku juga ingin menjadi kupu-kupu
hinggap di satu bunga dan membantu meraka berkembang biak dengan penyerbukan alami.
Saya suka dengan cerpen Ali yang ini, dan juga cerpen lainnya.
keren!
Poskan Komentar