28 Oktober 2011

Tante Kelintingan

Kamu memanggilku tante kelintingan. Karena aku menghisap tembakau yang aku linting dengan jemari lembutku, begitu katamu. Kamu, pemuda yang kulumat bibirnya semalaman. Bibir lelaki perjaka barangkali. Bibirmu manis, semanis madu. Aku mencumbumu duluan. Mungkin karena aku lebih tua darimu. Mungkin juga karena aku lebih tahu tentangmu daripada kamu tahu tentangku. Tapi barangkali kamu sering membayangkan sebelumnya, menginginkannya tapi tak pernah benar-benar memulai. Aku tergerak karena kepolosanmu dan tatap kekanak-kanakanmu yang kurindukan begitu lama. Mengajariku hangatnya masa itu.

Aku melumatmu perlahan dan dalam. Seperti yang tak pernah dilakukan mereka --lelaki dewasa-- padaku. Mereka terlalu tergesa-gesa, sistematis, bercinta untuk lantas melesat pergi tanpa sempat berpelukan. Meninggalkanku telanjang di atas ranjang. Dan kamu, pemuda yang memanggilku tante kelintingan mampu menghadirkan kerinduan. Lalu hujan turun merestui malam kita. Menghadirkan gemuruh diantara nafas yang saling berpacu.

Kamu, pemuda yang memanggilku tante kelintingan. Sebab aku suka mengelinting diantara selangkanganmu, lalu menghisapnya dalam-dalam. Kemudian aku merasakan nafasmu tak berirama, detakmu memompa kencang. Tubuhmu bergoyang. Bergerak kadang lambat kadang cepat. Dan aku begitu kepayang dengan rintihan yang meletup dari mulut manis madumu. Tante kelintingan, tante kelintingan, begitu serapahmu. Tak bosan kamu muntahkan itu. Sembari terpejam matamu, kau nikmati tiap ichi sentuhanku. Tubuhmu bersinar diantara butir keringat yang menempel kulitku.

Dan aku gemar menggeliat saat kamu berubah menjadi anjing yang gemar menjilat-jilat. Bulu-bulumu menghangatkan, juga suara polos eranganmu. Kamu orgasme lima kali. Peluh dan pejuh berserakan disela tubuh kita yang merapat

Lalu kamu, pemuda yang gemar memanggilku tante kelintingan. Meninggalkanku terkapar sebelum sempat kucicipi orgasme. Kamu seperti mereka --lelaki dewasa-- membuangku tak berdaya



*) mencoba eksotisme
.

0 komentar:

KOMENTAR Via Facebook