Wadah tehmu yang hangat mengepul
Tempat seduhan penikmat pagi
Aku ingin menjadi air
Kala haus datang mendesakmu
Aku ingin menjadi kakimu
Menyangga tubuhmu yang sembab oleh waktu
Aku ingin menjadi pelangi sore
Lengkungan yang kau pandang dengan senyum
Ketika penat menyergap
Aku ingin menjadi malammu
Jubah nina bobo
yang melelapkanmu
peraduan dari keletihan
Akupun ingin menjadi rencanamu esok hari
Saat pagi mengawali hari
Ah, aku ingin menjadi apa saja disisimu
Ketika apapun engkau inginkan
Aku hanya ingin
Ada di setiap langkahmu
Tanpa ingin merangkul jiwamu
Ada di tiap helai nafasmu
Tanpa perlu mengganggumu
Aku hanya inginkan itu.
.




0 komentar:
Poskan Komentar