01 Agustus 2011

SELAMAT DATANG RAMADHANKU

Perputaran hari berkelebat begitu cepat berputar tanpa menungguku. Melewati setiap sendi waktu yang terlalu dalam. Melaju dan terus melaju. Banyak hal yang menghampiri. Rasa suka, duka, perih, lara, haru, juga semangat membiru. Segalanya menjadi warna disetiap kepingan usia. Lalu seberapa bermaknakah? Seketika aku harus dihimpit oleh pertanyaan itu. Pertanyaan yang seharusnya kujadikan mata sekaligus cermin bagi diriku sendiri, juga sebagai alarm jika sekali-kali aku terjatuh dan lelah. Barangkali ketika kebingungan untuk memilih persimpangan.
Ramadhan telah datang lagi, bulan yang menyadarkanku untuk kontrol diri. Aku memang semakin sakit, liar, licik, bejat, kotor, kurang ajar, dan mungkin brengsek. Dan ramadhan kali ini semoga membawaku sedikit lebih sehat dan waras.



"SELAMAT DATANG RAMADHANKU"
Biarkan aku menyambutmu dan bermain di purnamamu. Singgah sejenak dari riuh jerit nafsu. Biarkan aku minum oase sejukmu dan berteduh di rindang taman suasanamu. Karena cukup terik egoku membakar, cukup tajam nafsuku menikam, dan umurku semakin berkarat. Biarkan aku basuh jiwa dahaga ini dengan zikir dan doa dari dinding nurani, bersama temaram sorot cahaya-MU. Sebelum izrail mengepakkan sayapku.

0 komentar:

KOMENTAR Via Facebook